Sebuah tragedi kebakaran hebat melanda deretan kios di kawasan padat penduduk di Malang, menyebabkan kerugian materi yang besar dan menelan korban. Sedikitnya enam warga dilaporkan menjadi korban, dengan beberapa di antaranya mengalami luka bakar serius dan harus mendapatkan perawatan intensif. Peristiwa menyedihkan ini terjadi dini hari, menimbulkan duka dan kerugian mendalam bagi para korban dan keluarga mereka.
Tragedi kebakaran ini berawal pada hari Rabu, 28 Mei 2025, sekitar pukul 02:00 WIB. Api pertama kali terlihat berkobar dari salah satu kios yang menjual barang kelontong, kemudian dengan cepat merembet ke kios-kios di sekitarnya karena bangunan yang berdempetan dan material yang mudah terbakar. Warga sekitar yang terbangun oleh teriakan dan panas api segera berupaya memadamkan api dengan alat seadanya sambil menunggu tim pemadam kebakaran tiba di lokasi.
Tim Pemadam Kebakaran Kota Malang, yang mengerahkan lima unit mobil pemadam, tiba di lokasi sekitar pukul 02:30 WIB. Petugas berjibaku memadamkan api yang terus membesar dan mengancam permukiman warga di belakang deretan kios. Proses pemadaman berlangsung dramatis hingga sekitar pukul 04:45 WIB, setelah api berhasil dikuasai sepenuhnya. Dalam upaya penyelamatan dan pemadaman, enam warga dilaporkan menjadi korban, terdiri dari empat orang mengalami luka bakar dan dua orang sesak napas akibat menghirup asap tebal. Mereka segera dilarikan ke RSUD Dr. Saiful Anwar Malang untuk mendapatkan penanganan medis.
Dugaan sementara penyebab tragedi kebakaran ini adalah korsleting listrik dari salah satu kios, namun pihak kepolisian dari Polsekta Sukun masih terus melakukan penyelidikan mendalam untuk memastikan penyebab pastinya. Kepala Unit Reskrim Polsekta Sukun, Iptu Budi Santoso, dalam keterangan persnya pada hari Rabu siang, 28 Mei 2025, pukul 11:00 WIB, menyatakan, “Kami sedang mengumpulkan bukti-bukti di lokasi dan meminta keterangan saksi-saksi. Kerugian materiil diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.”
Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Sosial segera turun tangan untuk memberikan bantuan awal kepada para korban yang kios dan tempat tinggalnya ludes terbakar. Posko darurat didirikan dan bantuan logistik berupa makanan, pakaian, serta kebutuhan dasar lainnya mulai disalurkan. Tragedi kebakaran ini mengingatkan kita akan pentingnya kewaspadaan terhadap bahaya kebakaran, terutama di area padat penduduk, serta pentingnya sistem mitigasi bencana yang efektif.