Pemerintah Kota (Pemkot) Malang baru saja meresmikan sebuah Pusat Kreatif Digital yang dibangun untuk menjadi inkubator bagi para pelaku ekonomi kreatif lokal. Fasilitas ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi generasi muda dan para profesional di bidang digital untuk berkolaborasi, berinovasi, dan mengembangkan bisnis mereka. Peresmian Pusat Kreatif Digital ini merupakan langkah strategis Pemkot Malang untuk mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis teknologi dan kreativitas, selaras dengan visi Kota Malang sebagai kota pendidikan dan kreatif.
Tujuan dan Fasilitas yang Ditawarkan
Peresmian Pusat Kreatif Digital ini dilakukan oleh Wali Kota Malang, Bapak Sutopo Hadi, pada hari Jumat, 29 Agustus 2025. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa fasilitas ini bukan hanya sekadar gedung, melainkan ekosistem yang dirancang untuk mendukung ekosistem digital kota. “Kami ingin generasi muda Malang tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga pencipta dan pengembang teknologi,” ujar Bapak Sutopo. Pusat ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas modern, seperti ruang co-working, studio podcast, ruang multimedia, laboratorium komputer, dan area diskusi. Selain itu, ada juga ruang pameran untuk memamerkan produk-produk inovatif dari para anggota.
Menurut Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Malang, Ibu Kartika Sari, fasilitas ini akan beroperasi mulai hari Senin, 1 September 2025. Siapa pun yang ingin bergabung dapat mendaftar secara daring. “Kami menargetkan 500 anggota pada tahun pertama. Fokus kami adalah menyediakan ruang bagi mereka untuk bertemu, berbagi ide, dan berkolaborasi,” katanya dalam konferensi pers pada hari yang sama.
Dampak Positif bagi Ekonomi Lokal
Peresmian pusat ini disambut antusias oleh berbagai komunitas digital dan pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM) di Malang. Sejumlah UMKM yang bergerak di bidang desain grafis dan pemasaran digital mengungkapkan bahwa mereka sangat terbantu dengan adanya fasilitas ini. Dengan adanya Pusat Kreatif Digital, mereka dapat saling bertukar pikiran dan pengetahuan, yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas produk dan layanan mereka.
Pada hari Sabtu, 30 Agustus 2025, dalam sebuah diskusi terbuka, seorang perwakilan dari komunitas developer di Malang, Bapak Anton Kurniawan, mengatakan bahwa fasilitas ini sangat dibutuhkan. “Selama ini kami hanya bisa berkumpul di kafe atau tempat umum lainnya. Dengan adanya pusat ini, kami bisa lebih fokus dan terorganisasi. Ini adalah langkah maju yang sangat kami tunggu-tunggu,” ujarnya. Selain itu, fasilitas ini juga diharapkan dapat menarik investor dari luar kota untuk berinvestasi di Malang, melihat potensi yang besar dalam sektor ekonomi kreatif. Keberadaan pusat ini juga dapat mengurangi angka pengangguran dengan menciptakan lapangan kerja baru di sektor digital. Dengan demikian, Pusat Kreatif Digital ini bukan hanya menjadi tempat berkreasi, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi yang signifikan bagi Kota Malang.