Kota Pekalongan terus berjuang mengatasi masalah banjir yang kerap melanda. Berbagai proyek penanggulangan telah diandalkan, salah satunya adalah pembangunan infrastruktur pengendali banjir dan rob di Sungai Loji dan Banger. Proyek ambisius ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang. Namun, seberapa efektifkah proyek ini dalam menanggulangi banjir di Pekalongan?
Baca Juga: Malang Geger! Mahasiswa Mabuk Tabrak Petugas Kebersihan
Proyek pengendalian banjir Sungai Loji-Banger meliputi pembangunan kolam retensi, rumah pompa, bendung gerak, parapet sungai, dan normalisasi sungai. Dengan anggaran ratusan miliar rupiah, proyek ini ditargetkan selesai pada tahun 2024. Pemerintah optimis proyek ini akan secara signifikan mengurangi dampak banjir dan rob yang sering meresahkan warga.
Namun, efektivitas proyek ini masih menjadi pertanyaan banyak pihak. Banjir masih terjadi di beberapa wilayah Pekalongan pada awal tahun 2025, bahkan menyebabkan pengungsian warga. Beberapa tanggul sungai juga dilaporkan jebol, memperparah situasi banjir. Hal ini menimbulkan keraguan apakah proyek yang sedang berjalan mampu mengatasi akar permasalahan banjir di kota ini.
Evaluasi terhadap proyek pengendalian banjir ini menjadi sangat penting dan mendesak untuk dilakukan secara menyeluruh. Perlu diteliti secara mendalam apakah desain dan pelaksanaan proyek sudah sesuai dengan kondisi geografis yang unik dan hidrologi Pekalongan yang kompleks. Selain itu, perlu dipertimbangkan faktor-faktor lain yang saling berkaitan seperti tata ruang kota yang mungkin belum optimal dan pengelolaan sampah yang seringkali menjadi masalah utama yang juga berkontribusi signifikan terhadap masalah banjir di perkotaan.
Meskipun proyek pengendalian banjir Sungai Loji-Banger diharapkan menjadi solusi utama dan andalan pemerintah daerah, penanganan banjir di Pekalongan memerlukan pendekatan yang komprehensif dan terintegrasi dari berbagai aspek. Selain pembangunan infrastruktur yang mungkin memakan waktu dan biaya besar, edukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan, penataan ruang yang baik dan berkelanjutan, dan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan serta bertanggung jawab juga memegang peranan yang sangat penting dalam jangka panjang.
Keberhasilan proyek ini akan ditentukan oleh kemampuannya berintegrasi secara efektif dengan solusi-solusi lainnya dalam mengatasi banjir di Pekalongan secara tuntas dan berkelanjutan.